Air yang masuk ke dalam tangki bensin bisa berasal dari tutup tangki bensin yang memiliki lubang kunci, yang sekaligus merupakan lubang pernapasan bagi tangki. Desain ini dibuat agar bensin dapat turun secara gravitasi ke dalam karburator (tekanan di dalam tangki bensin = tekanan di luar).
Air yang masuk lubang kunci (ketika hujan atau mencuci motor) tidak langsung turun ke dalam tangki. Ketika kendaraan bergerak dan bensin di dalam tangki mulai berkurang, kondisi tekanan udara di dalam tangki berkurang. Hal tersebut akan menyebabkan perbedaan antara tekanan di dalam tangki dan di luar tangki. Bila perbedaan tekanan tersebut semakin besar, akan dapat menyebabkan air yang ada di lubang kunci/lubang pernapasan tangki tersedot ke dalam tangki.
Tetes demi tetes air yang masuk melalui lubang tersebut, sehingga suatu saat terkumpul menjadi buuaaanyaaak….
Tips:
- Lindungi tutup lubang kunci dari tetesan air hujan / saat mencuci motor/mobil.
- Bila di curigai tutup tangki mengandung air, bukalah tutup tangki dan tiuplah lubang kunci dengan udara bertekanan (pakai mulut juga bisa…
) sedemikian rupa agar yakin bahwa air sudah hilang dari lubang tutup kunci.
Selamat mencoba !!!
Salam
ABD