Proses pengulangan biasanya disebut dengan LOOP / ITERASI, yang akan melakukan suatu proses lebih dari 1 kali. Pada proses pengulangan biasanya ada variabel penghitung (counter) yang digunakan sebagai penanda untuk melakukan proses pengulangan sebanyak berapa kali. Setiap kali proses dilakukan, variabel penghitung akan ditambah. Setiap kali akan dilakukan proses, biasanya dilakukan pengecekan terlebih dahulu, apakah variabel penghitung sudah melewati batas pengulangan atau belum?.
Aturan Penggunaan Pengulangan (LOOP)
Pada penggunaan pengulangan, hal yang perlu diperhatikan adalah pada saat keluar dari proses pengulangan. Kasus-kasus yang keluar dari dalam proses pengulangan dapat dikelompokkan sebagai berikut:
Keluar dengan normal, bila aliran program keluar dari proses pengulangan pada saat variabel pengulangan sudah melewati batas yang telah ditentukan. Sedangkan keluat tidak dengan tidak normal, bila aliran program keluar dari proses pengulangan pada saat variabel pengulangan belum melewati batas yang telah ditentukan. Hal ini bisa terjadi, bila dalam bagian proses yang harus diulangi terdapat kondisi uji (IF), sehingga aliran program dimungkinkan untuk keluar dari proses pengulangan.
Hal yang tidak diperbolehkan adalah aliran program memasuki suatu proses pengulangan.
Pengulangan di dalam Pengulangan
Hal yang mungkin terjadi adalah proses pengulangan terdapat di dalam proses pengulangan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram alir berikut ini.
